Happy World Heritage Day !!!

Mengacu kepada definisi yang dikeluarkan oleh UNESCO, badan kebudayaan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), maka pusaka (heritage) merupakan peninggalan dari masa lalu, yang hidup bersama manusia saat ini, dan akan diteruskan kepada generasi masa depan untuk mereka belajar, mensyukuri, dan menikmatinya.

Konstitusi Indonesia sendiri telah mengatur perihal pusaka nusantara melalui undang-undang No.11 Tahun 2010 yang menyebutkan bahwa :

Cagar Budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan.”

Seperti yang telah diketahui, pada tanggal 18 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Pusaka Dunia (World Heritage Day). Tanggal ini pada awalnya ditetapkan oleh Dewan internasional terkait Monumen dan Situs atau ICOMOS (International Council on Monuments and Sites) sebagai Hari Monumen dan Situs Internasional. Disebabkan oleh ICOMOS sendiri adalah badan penasehat (advisory body) dalam penetapan pusaka dunia (world heritage) kategori pusaka budaya oleh UNESCO, maka Hari Monumen dan Situs Internasional tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Pusaka Dunia.

Pusaka tentu saja tidak hanya mengenai kebudayaan dan produk yang dihasilkannya. Di dalam piagam pelestarian pusaka nusantara telah disebutkan kategorisasi dari pusaka nusantara yang meliputi :

  • Pusaka alam adalah bentukan alam yang istimewa
  • Pusaka budaya adalah hasil cipta, rasa, karsa, dan karya yang istimewa dari lebih dari 500 ribu bangsa di tanah air Indonesia, secara sendiri-sendiri, sebagai kesatuan bangsa Indonesia, dan dalam interaksinya dengan budaya lain sepanjang sejarah keberadaannya. Pusaka budaya dapat berwujud dan tidak berwujud.
  • Pusaka saujana adalah gabungan pusaka alam dan pusaka budaya dalam kesatuan ruang dan waktu.

Sebagai pencetus dari Hari Pusaka Dunia, UNESCO dalam situsnya menyebutkan tujuan dari peringatan tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran dan mengajak komunitas lokal serta individu di berbagai belahan dunia untuk ikut serta menyadari arti penting peninggalan peradaban bagi kehidupan, identitas, dan komunitas, serta untuk memperkenalkan keberagaman pusaka dengan segala upaya yang diperlukan untuk melindunginya dari segala ancaman kepunahan.

Tema yang ditetapkan oleh ICOMOS untuk Hari Pusaka Dunia tanggal 18 April 2014 ini adalah pusaka yang berisikan ingatan (heritage of commemoration), dalam makna bahwa beragam macam benda pusaka telah bertahan melewati berbagai zaman dan dengan demikian telah merekam banyak memori dunia dan menjadi saksi atas berbagai peristiwa masa lalu manusia. Ingatan yang disimpan oleh pusaka inilah yang kemudian menjadi hirauan dalam proses perlindungannya, karena di dalam ingatan tersebut tersimpan pelajaran, kisah turun temurun, dan identitas yang dapat dibanggakan.

Maka dari itu, SELAMAT HARI PUSAKA DUNIA SEMUANYA !!! Mari bersama-sama kita lestarikan pusaka nusantara😀

 

– Tim Sarunai Sumatera –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s